Latest Entries »

Contoh Kata Pengantar

Lagi-lagi saya upload tugas saya, ini contoh kata pengantar KTI wakstu sma dulu… bisa dijadikan referensi, sudah beberapa kali konsul ke guru KTI soalnya jadi besar kemungkinan kebenarannya teruji ;)

 

KATA PENGANTAR

 

Berkat rahmat dan hidayah Allah SWT. Dan keinginan dan dorongan untuk dapat melaksanakan tugas yang di berikan dari sekolah mengenai Study Tour ke Depok-Banten yang telah dilaksanakan pada tanggal 20-23 desember 2009, maka penyusun telah menyelesaikan laporan kegiatan tersebut dengan segala keterbatasan.

Karya tulis ini di susun sebagai laporan hasil dari kegiatan study lapangan ke FMIPA UI dan Krakatau Bandar Samudra (KBS). Selain itu dengan laporan ini, penyusun bertujuan agar penyusun serta pembaca dapat menambah wawasan, memperoleh data untuk menyusun laporan, membandingkan teori dengan observasi di lapangan, serta untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran IPA.

Penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini penyusun telah mendapat banyak bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penyusun menyampaikan ucapan terima kasih kepada :

  1. Drs. H. Isa Ansori Mutaqin, M.Pd., selaku Kepala SMA Negeri 1 Majalengka,
  2. Bapak Momon, S,Pd., M.Pd., selaku ketua pelaksana Study Tour,
  3. Ibu Ela Nurlaela, S.Pd., selaku guru pembimbing kami selama pelaksanaan Study tour,
  4. Drs. Cucu Rukmadi, S.Pd., selaku pembimbing I,
  5. Bapak Wawan Ridwan, S.Pd., selaku pembimbing II,
  6. Ibu Yani Mulyani, S.Pd., selaku wali kelas XI IPA 2,
  7. Kak Devi, selaku pemandu bus 2, dan
  8. Semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan ini.

Tiada gading yang tak retak. Penyusun menyadari sepenuhnya, bahwa dalam penyusunan laporan ini masih jauh dari sempurna, karena keterbatasan pengetahuan dan kemampuan kami. untuk itu kritik dan saran yang bersifat mambangun sangat penyusun harapkan guna kesempurnaan penulisan laporan dimasa mendatang.

Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi kami sebagai penyusun dan umumnya bagi kita semua.

 

Majalengka,       Maret 2010

 

Penyusun

Puisi bebas, sebebas bebasnya

Aku seekor tuhan

 

Benar adalah betul

Kebenaran adalah kebetulan

Kebetulan salah

Kebetulan benar

Salah bagimu belum tentu salah bagiku

Benar bagiku sudah pasti benar bagimu

 

Akulah seekor manusia

Seekor dermawan di atas duka para nestapa

Sang penguasa kesalahan berkabut kebenaran

 

Senandung air mata mengalir menganak sungai dari para penduka nestapa

Ku lihat itu…

Ku tahu itu…

Dan aku…

Aku berenang di dalamnya

Bukankah hidup itu untuk dinikmati, sayang?

 

Oh tidak!

Aroma keburukanku tercium para penduka

Muka bernanah ini terlihat mata-mata buta

Sorotan mengaum menerjang pandangan

Mereka bergeliat buas

Menghamburkan rasa sakit bercampur kebencian

Namun sayang,

Penduka yang malang

Lupakah mereka aku ini siapa?

 

Haha!

Inilah zaman kebenaran

Tak ada baik buruk di era kebenaran

Karena aku!

Sang penguasa!

Kebetulan

Karangan

yang satu ini tugas saya mengarang. Catatan saja bukan berusaha menjelekan suatu profesi saya hanya mengungkapkan apa yang saya pikirkan, gaisbawahi hanya sebuah pemikiran. Waktu itu kelas 2 SMA kalo ga salah, entah saya nyari mati atau apa istilahnya saya nulis karangan ini untuk tugas Bahasa Indonesia (atau mungkin saya memang nyari mati kali ya).

 

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Dulu dan Kini

Ilmu dan potensi merupakan suatu hal yang saling berkaitan satu sama lain. Ketika disana ada ilmu, maka akan terlahir suatu potensi. Setiap manusia dilahirkan ke dunia ini tanpa memiliki ilmu dan potensi. Pada dasarnya manusia itu sama tanpa ada secuil hal pun yang membedakan disaat terlahir ke dunia. Meskipun begitu, suatu kewajiban bagi kita sebagai manusia untuk mencari ilmu guna mengggali potensi dalam diri kita, karena ilmu tidak datang begitu saja.

Ilmu adalah hal yang penting bagi manusia dalam menjalankan kehidupannya. Ilmu memiliki segudang manfaat. Berbagai kemudahan kita dapatkan karena adanya ilmu. Dengan ilmu senantiasa kita mencari tahu dan menelaah bagaimana Manusia pun menjadi lebih aktif mengfungsikan akal untuk senantiasa mengembangkan ilmu yang diperoleh dan yang dipelajarinya. Selain itu, berkat ilmu manusia menjadi tahu sesuatu dari yang sebelumnya tidak tahu, dapat melakukan banyak hal di berbagai aspek kehidupan, dan menjalani kehidupan dengan aman dan nyaman.

Darimanakah kita mendapatkan ilmu? Masih ingatkah kita siapa yang mengajari kita ilmu? Tentu saja jawabannya adalah guru, sosok yang telah amat dikenal. Sosok yang berperan di belakang panggung keberhasilan kita. Tanpanya kita hanyalah sebuah pisau tumpul, tak memiliki manfaat tanpa ada didikan darinya. Mereka menjadi panutan dan contoh karena memiliki keahlian, kemampuan, dan perilaku yang pantas untuk dijadikan teladan. Begitulah prestise masyarakat terhadap guru, penuh dengan kemuliaan.

Sebenarnya guru bukanlah sebuah pekerjaan. Guru adalah sebuah pengabdian, tak peduli sesulit apapun medan yang ditempuh ia tetap menjalankan pengabdiannya dan memiliki loyalitas penuh sebagai seorang pengajar. Tugasnya pun tak hanya menjadi seorang pengajar tetapi juga menjadi seorang pendidik yang mana turut bertanggung jawab atas moralitas murid-muridnya. Salah Satu kebanggaan bagi seorang guru, yaitu ketika murid yang ia didik bisa menjadi sukses kelak, walaupun dirinya sendiri tak kunjung sukses. Sebuah kebahagiaan bagi guru ketika ia mampu mengubah muridnya dari tidak bisa menjadi bisa. Itulah sosok sang pahlawan tanda jasa dan juga suatu alasan mengapa guru itu penuh dengan kemuliaan.

Dulu, guru hanyalah pengajar yang paling banter mengendarai sepeda ontel. selain itu gaji yang didapat pun hannya sedikit, masih baik mendapat gaji. Lagipula, kalau pun mereka digaji, itu tidak akan mencukupi kebutuhan hidup. Pada zaman dahulu banyak guru yang memiliki pekerjaan sampingan, karena jika mereka tidak memiliki pekerjaan sampingan, maka mereka tidak akan bisa hidup dengan layak. Sementara itu, murid-murid yang diajarnya diantar dan dijemput dengan mobil mewah. Tak jarang pengurus yayasan justru kaya raya dibandingkan guru yang jelas memiliki tanggung jawab yang lebih berat. Miris melihat keadaan guru pada waktu itu. Walaupun begitu, masih untung pada waktu itu ada orang yang ingin menjadi guru meski betapa berat cobaan yang akan dihadapi.

Namun, keadaan guru pada zaman dulu tidak sama halnya seperti sekarang. Justru zaman dulu berbanding terbalik dengan sekarang. Animo masyarakat tentang profesi guru sangat tinggi. Kini orang-orang berlomba-lomba untuk menjadi guru. Gaji yang cukup dan masa depan yang terjamin menjadi pertimbangan masyarakat untuk menjadi seorang guru.

Mengingat perjuangan guru kini tak sesulit dulu. Apalagi, kini banyak orang yang ingin menjadi guru bukan semata-mata karena ingin mengabdi untuk mengajar serta mendidik murid sepenuh hatinya, akan tetapi karena imbalan besar yang didapat. Selain itu, kini banyak guru yang menjadikan profesinya sendiri sebagai ladang usaha. Tak sedikit guru yang memungut uang yang tak seharusnya dibebankan kepada siswa. Selain itu, masih ada guru yang menilai murid dari aspek kognitif secara sembarangan. Kini, masih pantaskah guru menyandang predikat sebagai pahlawan tanpa tanda jasa?

Ini dia tugas yang paling saya benci dari pelajaran Bahasa Indonesia, bikin karangan eksposisi yang panjangnya kaya sungai amazon. Gak cuma panjang tapi persyaratan lainnya juga bikin mood gondok. Well, entah bener atau nggak ya inilah hasil karyaku semasa SMA. Eitsss, recheck lg lho aku ga jamin ini karangan yang baik dan benar :D

 

Pengaruh Merokok di Lingkungan Sekolah terhadap Perkembangan Pendidikan

Indonesia merupakan salah satu Negara berkembang di dunia. Negara berkembang merupakan Negara yang sedang dalam proses dalam kemajuan dari setiap aspek Negara tersebut. Komponen-komponen dari aspek Negara berkembang ini sangat penting peranannya bagi kelangsungan proses kemajuan Negara. Oleh karena itu, aspek-aspek pendukung ini sangat memerlukan pengawasan serta perhatian pemerintah guna menunjang kemajuan proses perkembangan Negara. Suatu Negara dapat dinyatakan berkembang ialah dimana ketika dari setiap aspek mengalami peningkatan didalam pengelolaannya. Dari sekian banyak aspek terdapat satu aspek yang memiliki peranan penting dalam kemajuan Negara. Aspek tersebut sangat berperan dalam perkembangan Negara untuk masa sekarang dan masa yang akan datang. Aspek tersebut ialah pendidikan. Telah kita ketahui bahwa pendidikan merupakan hal yang sangat teramat penting bukan hanya bagi kita sendiri sebagai objek pelajar namun juga untuk masa depan, karena masa depan suatu bangsa ada ditangan generasi muda.

Di Indonesia sendiri, begitu banyak instansi pendidikan mulai dari instansi pemerintah hingga instansi swasta. Dalam instansi pemerintah sendiri seperti sekolah-sekolah negeri haruslah memiliki faktor penunjang yang cukup memadai mengingat betapa pentingnya manfaat pendidikan. Dimulai dari fasilitas yang menunjang kegiatan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar), adapun faktor yang berkaitan dengan lingkungan. Lingkungan sangat berperan penting dalam kenyamanan siswa atas berlangsungnya kegiatan KBM. Dengan adnya lingkunsg ysng bersih, terawat dan terjaga akan melahirkan bibit-bibit unggul yang nantinya akanberguna dalam kemajuan pendidikan.

Sekarang ini, pemerintah telah banyak membuat kebbijakan-kebijakan yang berkaitan dengan masalah lingkungan sekolah demi kelancaran serta memaksimalkan daya kerja pemerintah yang nantinya akan sangat berguna bagi bangsa dan tanah air. Contohnya saja hal yang sedang menjadi topik hangat baru-baru ini yaitu pelaranngan merokok di lingkungan sekolah. Ya, kini terdapat kebijakan untuk sekolah tingkat tertentu agar melarang kegiatan merokok di lingkungan sekolah. Hal ini dibuat bukan semata-mata untuk lebih mngesankan suatu peran pemerintah dalam dunia pendidikan. Namun, karena begitu banyak hal yang melatarbelakangi hal tersebut.

Rokok merupakan benda yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Merokok sudah menjadi kebiasaan yang sangat umum dan meluas di masyarakat. Bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh telah diteliti dan dibuktikan banyak orang. Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun telah diketahui dengan jelas. Banyak penelitian membuktikan kebiasaan merokok meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit. Penelitian terbaru juga mennunjukan adanya bahaya dari secondhandsmoke yaitu asap rokok yang terhirup oleh orang-orang bukan perokok karena berada disekitar perokok atau disebut juga perokok pasif. Sebetulnya apa saja yang terkandung dalam asap sebatang rokok yang dihisap?

Meski semua orang tahu akan bahaya yang ditimbulkan akibat rokok, perilaku merokok tidak pernah surut dan tampaknya merupakan perilaku yang masih ditolerir oleh masyarakat. Dalam asap rokok terdapat 4000 zat kimia berbahaya untuk kesehatan, dua diantaranya adalah nikotin yang bersifat adiktif dan tar yang bersifat karsinogenik. Racun dan karsinogen yang timbul akibat pembakaran tembakau dapat memicu terjadinya kanker. Pada awalnya rokok mengandung 8-20 mg nikotin dan setelah dibakar nikotin yang masuk ke dalam sirkulasi darah hanya 25%. Walau demikian jumlah kecil tersebut memiliki waktu hanya 15 detik untuk sampai ke otak manusia.

Nikotin diterima oleh reseptor asetilkolin-nikotinik yang kemudian terbagi ke jalur imbalan dan jalur adrenergik. Pada jalur imbalan, perokok akan merasa nikmat, memacu sistem dopaminergik. Hasilnya perokok akan merasa lebih tenang, daya pikir serasa lebih cemerlang, dan mampu menekan rasa lapar. Sementara di jalur adrenergik, zat ini akan mengaktifkan sistem adrenergik pada bagian otak lokus seruleus yang mengeluarkan sorotin. Meningkatnya sorotin menimbulkan rangsangan rasa senang sekaligus keinginan mencari rokok lagi. Hal inilah yang menyebabkan perokok sangat sulit meninggalkan rokok, karena sudah ketergantungan pada nikotin. Sebetulnya pa sih zat tersebut dan bagaimana mereka membahayakan tubuh?

q Nikotin

Zat yang paling dibicarakan dan diteliti orang, meracuni saraf tubuh, meningkatkan tekanan darah, menimbulkan penyempitan pembuluh darah tepi dan menyebabkan ketagihan serta ketergantungan kepada pemakainya. Kadar nikotin 4-6 mg yang dihisap oleh orang dewasa setiap hari sudah bisa membuat seseorang ketagihan.

q Timah Hitam (Pb)

Timah hitam yang dihasilkan sebatang rokok seebanyak 0,5 ug. Dan jika satu bungkus rokok 20 batang maka dihasilkan 10 ug perhari sementara ambang batas timah hitam yang masuk kedalam tubuh 20 ug perhari, bisa dibayangkan berapa banyyak zat ini masuk kedalam tubuh jika rata-rata perharri menghabiskan 2 bungkus rokok.

q Karbonmonoksida (CO)

Memiliki kecenderungan yang kuat untuk berikatan dengan hemoglobin didalam sel darah merah. Seharusnya hemoglobin ini berikatan dengan oksigen yang sangat berguna bagi pernapasan sel-sel tubuh. Kadar gas CO pada bukan perokok kurang dari 1 persen sedangkan pada perokok 4-15 persen.

q Tar

Kumpulan dari beribu-ribu bahan kimia dalam komponen padat asap rokok dan bersifat karsinogen. Padat saat rokok dihisap tar masuk kedalam rongga mulut sebagai uap padat dan membentuk endapan berwarna coklat padapermukaan gigi, saluran pernapasan dan paru-paru. Pengendapan ini bervariasi antara 3-40 mg perbatang rokok sementara kadar tar dalam rokok berkisar antara 24-45 mg.

Efek dari rokok/tembakau memberi stomulasi depresi ringan, gangguan daya tangkap, alam perasaan, alam pikiran, tingkah laku dan fungsi psikomotor. Jika dibandingkan zat-zat adiktif lainnya rokok sangatlah rendah pengaruhnya, maka ketergantungan pada rokok tidak begitu dianggap gawat.

 

Beberapa risiko kesehatan bagi perokok berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional tahun 2004 antara lain :

  • § Di Indonesia rokok menyebabkan 9,8% kematian karena penyakit paru kronik dan emfisima pada tahun 2001.
  • § Rokok merupakan penyebab dari sekitar 5 % stroke di Indonesia.
  • § Wanita yang merokok mungkin mengalami penurunan atau penundaan kemampuan hamil, pada pria meningkatkan risiko impotensi sebesar 50%.
  • § Ibu hamil yang merokok selama masa kehamilan ataupun terkena asap rokok dirumah atau di lingkungannya beresiko mengalami proses kelahiran yang bermasalah.
  • § Seorang bukan perokok yang menikah dengan perokok mempunyai risiko kanker paru sebesar 20-30% lebih tinggi daripada mereka yang pasangannya bukan perokok dan juga risiko mendapatkan penyakit jantung.

Lebih dari 43 juta anak Indonesia berusia 0-14 tahun tinggal dengan perokok di lingkungannya mengalami pertumbuhan paru yang lambat, dan lebih mudah terkena infeksi saluran pernafasan, infeksi telinga dan asma.

Itu beberapa penyakit akibat merokok menurut Badan POM RI antara lain:

  • · Penyakit jantung dan stroke.

Satu dari tiga kematian di dunia berhubungan dengan penyakit jantung dan stroke. Kedua penyakit tersebut dapat menyebabkan “sudden death” ( kematian mendadak).

  • · Kanker paru.

Satu dari sepuluh perokok berat akan menderita penyakit kanker paru. Pada beberapa kasus dapat berakibat fatal dan menyebabkan kematian, karena sulit dideteksi secara dini. Penyebaran dapat terjadi dengan cepat ke hepar, tulang dan otak.

  • · Kanker mulut.

Merokok dapat menyebabkan kanker mulut, kerusakan gigi dan penyakit gusi.

  • · Osteoporosis.

Karbonmonoksida dalam asap rokok dapat mengurangi daya angkut oksigen darah perokok sebesar 15%, mengakibatkan kerapuhan tulang sehingga lebih mudah patah dan membutuhkan waktu 80% lebih lama untuk penyembuhan. Perokok juga lebih mudah menderita sakit tulang belakang.

  • · Katarak.

Merokok dapat menyebabkan gangguan pada mata. Perokok mempunyai risiko 50% lebih tinggi terkena katarak, bahkan bisa menyebabkan kebutaan.

  • · Psoriasis.

Perokok 2-3 kali lebih sering terkena psoriasis yaitu proses inflamasi kulit tidak menular yang terasa gatal, dan meninggalkan guratan merah pada seluruh tubuh.

  • · Kerontokan rambut.

Merokok menurunkan sistem kekebalan, tubuh lebih mudah terserang penyakit seperti lupus erimatosus yang menyebabkan kerontokan rambut, ulserasi pada mulut, kemerahan pada wajah, kulit kepala dan tangan.

  • · Dampak merokok pada kehamilan.

Merokok selama kehamilan menyebabkan pertumbuhan janin lambat dan dapat meningkatkan risiko Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Risiko keguguran pada wanita perokok 2-3 kali lebih sering karena Karbon Monoksida dalam asap rokok dapat menurunkan kadar oksigen.

  • · Impotensi.

Merokok dapat menyebabkan penurunan seksual karena aliran darah ke penis berkurang sehingga tidak terjadi ereksi.

Betapa sulitnya memberantas kebiasaan merokok. Hampir semua orang mengetahui bahwa racun nikotin yang terdapat dalam asap rokok membahayakan bagi kesehatan. Bukan hanya untuk perokok itu sendiri melainkan juga untuk orang-orang disekitarnya yang ikut menghisap asap tersebut (perokok pasif). Selain itu, asap rokok juga mengganggu hubungan sosial antara perokok dan bukan perokok.

Orang-orang yang merokok tidak mau menghentikan kebiasaannya karena beberapa alasan, antara lain :

v Faktor kenikmatan (kecanduan nikotin).

v Status ( simbol kelaki-lakian).

v Mengakrabkan hubungan sosial sesama perokok.

Pengendalian masalah rokok sebenarnya telah diupayakan diantaranya melalui penetapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dibeberapa tatanan dan sebagian wilayah Jakarta, Kota Bogor, Kota Cirebon dan sebagainya.Begitu juga beberapa lintas sektor seperti Departemen Perhubungan dengan menetapkan penerbangan pesawat menjadi penerbangan tanpa asap rokok, Departemen Pendidikan Nasional menetapkan sekolah menjadi kawasan tanpa rokok, serta beberapa Pemda yang menyatakan tempat kerja sebagai kawasan tanpa asap rokok.

Kawasan Tanpa Rokok adalah ruangan atau arena yang dinyatakan dilarang untuk kegiatan produksi, penjualan, iklan, promosi, ataupun penggunaan rokok. Penetapan Kawasan Tanpa Rokok merupakan upaya perlindungan masyarakat terhadap risiko ancaman gangguan kesehatan karena lingkungan tercemar asap rokok. Penetapan Kawasan Tanpa Rokok perlu diselenggarakan di tempat umum, tempat kerja, angkutan umum, tempat ibadah, arena kegiatan anak-anak, institusi pendidikan dan tempat pelayanan kesehatan.

 

Tujuan umum dari Kawasan Tanpa Rokok adalah menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat rokok. Sedangkan tujuan khusus penetapan Kawasan Tanpa Rokok adalah :

  • Ø Mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman.
  • Ø Memberikan perlindungan bagi masyarakat bukan perokok.
  • Ø Menurunkan angka perokok.
  • Ø Mencegah perokok pemula.
  • Ø Melindungi generasi muda dari penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA).

 

Disamping itu, manfaat penetapan Kawasan Tanpa Rokok adalah :

  • Ø Bermartabat, yakni menghargai dan melindungi hak asasi bukan perokok.
  • Ø Ekonomis :

v Meningkatkan produktivitas.

v Mengurangi beban biaya hidup.

v Menurunkan angka kesakitan.

  • Ø Menciptakan tempat umum, sarana kesehatan, tempat kerja, institusi pendidikan, arena kegiatan anak-anak, tempat ibadah dan angkutan umum yang sehat, aman dan nyaman.

 

Dari keterkaitan berbagai aspek yang ada dalam permasalahan merokok, maka penanggulangan masalah merokok bukan saja menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, melainkan tanggung jawab berbagai sektor yang terkait dengan minimal menetapkan Kawasan Tanpa Rokok di tempat kerja masing-masing. Penetapan Kawasan Tanpa Rokok diberbagai tatanan dapat diwujudkan melalui penggalangan komitmen bersama untuk melaksanakannya. Dalam hal ini peran lintas sektor sangatlah penting untuk menentukan keberhasilan dari penetapan Kawasan Tanpa Rokok sebagai salah satu upaya penanggulangan bahaya rokok.

Rendahnya kesadaran masyarakat tentang bahaya rokok menjadi alasan sulitnya penetapan Kawasan Tanpa Rokok yang ditunjukkan dengan keadaan hampir 70% perokok di Indonesia mulai merokok sebelum umur 19 tahun. Bahkan data Susenas (Survei Sosial Ekonomi Nasional) 2003 meyebutkan usia 8 tahun sudah mulai merokok.

Nah, jika aspek penting pembangun Negara untuk masa mendatang saja sudah tercemar bagaimana nanti. Akankah Negara ini terus berkembang?

Malam Pertama Kita

Dapet email dari kakak, asli deh isinya menyentuh banget apalagi buat yg galau mau tobat :D

Untuk Bahan renungan kita semua……. ……… ……… ………

Indahnya malam pertama kita

Satu hal sebagai bahan renungan Kita…
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa

Justru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara
Hari itu…mempelai sangat dimanjakan
Mandipun…harus dimandikan
Seluruh badan Kita terbuka….
Tak Ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak Ada sedikitpun rasa malu…
Seluruh badan digosok Dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang – lubang itupun ditutupi kapas putih…
Itulah sosok Kita….
Itulah jasad Kita waktu itu

Setelah dimandikan.. .,
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu …jarang orang memakainya..
Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan
Wewangian ditaburkan ke baju Kita…
Bagian kepala..,badan. .., Dan kaki diikatkan
Tataplah…. tataplah. ..itulah wajah Kita
Keranda pelaminan… langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian…

Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga
Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul
Kita diiringi langkah gontai seluruh keluarga
Serta rasa haru para handai taulan
Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir
Akad nikahnya bacaan talkin…
Berwalikan liang lahat..
Saksi – saksinya nisan-nisan. .yang tlah tiba duluan
Siraman air mawar..pengantar akhir kerinduan

Dan akhirnya…. . Tiba masa pengantin..
Menunggu Dan ditinggal sendirian…
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan
Malam pertama bersama KEKASIH..
Ditemani rayap – rayap Dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan ketika 7 langkah tlah pergi….
Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat…
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur…
Ataukah Kita kan memperoleh Siksa Kubur…..
Kita tak tahu…Dan tak seorangpun yang tahu….
Tapi anehnya Kita tak pernah galau ketakutan… .
Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terima
Kita sungkan sekali meneteskan air mata…
Seolah barang berharga yang sangat mahal…

Dan Dia Kekasih itu.. Menetapkanmu ke syurga..
Atau melemparkan dirimu ke neraka..
Tentunya Kita berharap menjadi ahli syurga…
Tapi….tapi ….sudah pantaskah sikap kita selama ini…
Untuk disebut sebagai ahli syurga

Saya hampir membuang email ini namun saya telah diberi anugerah untuk membaca terus hingga ke akhir.
ALLAH, bila saya membaca e-mail ini, saya pikir saya tidak ada waktu untuk ini….
Lebih lebih lagi diwaktu kerja. Kemudian saya tersadar bahwa pemikiran semacam inilah yang ….
Sebenarnya, menimbulkan pelbagai masalah di dunia ini.

Kita coba menyimpan ALLAH didalam MASJID pada hari Jum’at……
Mungkin malam JUM’AT?
Dan sewaktu solat MAGRIB SAJA?
Kita suka ALLAH pada masa kita sakit….
Dan sudah pasti waktu ada kematian…

Walau bagaimanapun kita tidak ada waktu atau ruang untuk ALLAH waktu bekerja atau bermain?
Karena…
Kita merasakan diwaktu itu kita mampu dan sewajarnya mengurus sendiri tanpa bergantung padaNYA.

Semoga ALLAH mengampuni aku karena menyangka… …
Bahwa nun di sana masih ada tempat dan waktu dimana ALLAH bukan lah yang paling utama dalam hidup ku (nauzubillah)

Kita sepatutnya senantiasa mengenang akan segala yang telah DIA berikan kepada kita.
DIA telah memberikan segala-galanya kepada kita sebelum kita meminta.

ALLAH
Dia adalah sumber kewujudanku dan Penyelamatku
IA lah yang mengerakkan ku setiap detik dan hari.
TanpaNYA aku adalah AMPAS yang tak berguna.

Susah vs. Senang
Kenapa susah sekali menyampaikan kebenaran?

Kenapa mengantuk dalam MASJID tetapi ketika selesai ceramah kita segar kembali?
Kenapa mudah sekali membuang e-mail agama tetapi kita bangga mem “forward” kan email yang tak senonoh?
Hadiah yang paling istimewa yang pernah kita terima.
Solat adalah yang terbaik…. Tidak perlu bayaran , tetapi ganjaran lumayan.
Notes: Tidak kah lucu betapa mudahnya bagi manusia TIDAK Beriman PADA ALLAH
setelah itu heran kenapakah dunia ini menjadi neraka bagi mereka.

Tidakkah lucu bila seseorang berkata “AKU BERIMAN PADA ALLAH” TETAPI SENTIASA MENGIKUT SYAITAN. (who, by the way, also “believes” in ALLAH ).

Tidakkah lucu bagaimana anda mampu mengirim ribuan email lawak yang akhirnya tersebar bagai api yang tidak terkendali., tetapi bila anda mengirim email mengenai ISLAM, sering orang berpikir 10 kali untuk berkongsi?

Tidakkah mengherankan bagaimana bila anda mulai mengirim pesan ini anda tidak akan mengirim kepada semua rekan anda karena memikirkan apa tanggapan mereka terhadap anda atau anda tak pasti apakah mereka suka atau tidak?.

Tidakkah mengherankan bagaimana anda merasa risau akan tanggapan orang kepada saya lebih dari tanggapan ALLAH terhadap anda.

Hati Seorang Ayah

Suatu ketika, ada seorang anak wanita bertanya kepada Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-bungkuk, disertai suara batuk-batuknya. Anak wanita itu bertanya pada ayahnya: “Ayah, mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?” Demikian pertanyaannya, ketika Ayahnya sedang santai di beranda.

Ayahnya menjawab : “Sebab aku Laki-laki.” Itulah jawaban Ayahnya. Anak wanita itu berguman : ” Aku tidak mengerti.”

Dengan kerut kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa penasaran. Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita itu, terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya mengatakan : “Anakku, kamu memang belum mengerti tentang Laki-Laki.” Demikian bisik Ayahnya, membuat anak wanita itu tambah kebingungan.

Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri Ibunya lalu bertanya :”Ibu mengapa wajah Ayah menjadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian terbungkuk? Dan sepertinya Ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?”

Ibunya menjawab: “Anakku, jika seorang Laki-Laki yang benar benar bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian.” Hanya itu jawaban Sang Bunda.

Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi dia tetap saja penasaran.

Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi. Di dalam mimpi itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa penasarannya selama ini.

“Saat Ku-ciptakan Laki-Laki, aku membuatnya sebagai Pemimpin Keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan Keluarga, dia
senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar Keluarganya merasa aman teduh dan terlindungi. “

“Ku-ciptakan Bahunya yang Kekar & Berotot untuk membanting tulang menghidupi seluruh Keluarganya & kegagahannya harus cukup
kuat pula untuk melindungi seluruh Keluarganya. “

“Ku-berikan Kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal
dan bersih, agar Keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapatkan cercaan dari anak-anaknya. “

“Ku-berikan Keperkasaan & Mental Baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi Keluarganya dia merelakan kulitnya
tersengat panasnya matahari, demi Keluarganya dia merelakan badannya basah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan hembusan angin, dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi Keluarganya & yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih payahnya.”

“Ku-berikan Kesabaran, Ketekunan serta Keuletan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat & membimbing Keluarganya
tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerap kali menyerangnya. “

“Ku-berikan Perasaan Keras dan Gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai & mengasihi Keluarganya, didalam kondisi & situasi
apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya melukai hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah
memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi & mengasihi sesama saudara.”

“Ku-berikan Kebijaksanaan & Kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan padanya &
menyadarkan, bahwa Istri yang baik adalah Istri yang setia terhadap Suaminya, Istri yang baik adalah Istri yang senantiasa menemani & bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada Istri, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar & saling melengkapi serta saling menyayangi.”

“Ku-berikan Kerutan diWajahnya agar menjadi bukti bahwa Laki-Laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari &
menemukan cara agar keluarganya bisa hidup di dalam keluarga bahagia & BADANNYA YANG TERBUNGKUK agar dapat membuktikan, bahwa sebagai Laki-Laki yang bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup keluarganya. “

“Ku-berikan Kepada Laki-Laki Tanggung Jawab penuh sebagai Pemimpin Keluarga, sebagai tiang penyangga, agar dapat dipergunakan
dengan sebaik-baiknya dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh Laki-Laki, walaupun sebenarnya tanggung jawab ini adalah Amanah di Dunia & Akhirat.”

Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut & berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik Ayahnya yang sedang berdoa, ketika Ayahnya berdiri anak wanita itu merengkuh dan mencium telapak tangan Ayanya. ” AKU MENDENGAR & MERASAKAN BEBANMU, AYAH.”

Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ayah…

With Love to All Father ” JIKA KAMU MENCINTAI Ayahmu atau merasa sebagai AYAH, kirimkanlah ceritera ini kepada teman teman yang anda sayangi dan cintai atau orang lain, agar seluruh orang didunia ini dapat Mencintai dan Menyayangi Ayahnya dan Mencintai Kita Sebagai Seorang Ayah”

Note:

Berbahagialah yang masih memiliki Ayah. Dan lakukanlah yang terbaik untuknya…. ……… ……… ……… …..

Berbahagialah yang merasa sebagai Ayah. Dan lakukanlah yang terbaik buat keluarga kita…….. ……… ………

A Bravery with A Flute

Yesterday, there was a rumor going around school that there would be a big musical film audition right here at High School 48. Apparently, everybody believed that he/she could become the next big star.
The following day, my friend, Maya, told me that there was a casting session in the auditorium after school. I just smiled at her. I wasn’t confident enough to dream I could be a famous celebrity. I was just an ordinary high school student and not as pretty as my friend, Maya. She had competed in every singing and modeling competition since the 4th grade, and she always won! Maya and I had totally different characters. Maya was very attractive and very cheerful girl. In contrast, Maya often told me that I always looked gloomy. May be she was right because I didn’t even have courage to look someone in the eye every time I talked.
By 04:00 in the evening most of the students are already gathered in the auditorium. I just sat alone in my classroom, holding my flute. Thinking to kill the time, I played it on. After I finished playing my flute I suddenly hear enthusiastic clapping. I turned my head and saw Mr. Edward. He was my English teacher and would also be a judge for the audition.
“That sounds good. Who made the song?” asked Mr. Edward.
“I made it, sir.” I shyly answered his question.
“Hmmm…Listen, Astri why you don’t try out for one of the parts in the musical?” asked Mr. Edward.
“I beg your pardon? That’s impossible, sir!” I quickly shook my head and grabbed my bag, ready to leave and go home.
“Wait, Astri! Before you leave, just think about it okay? Besides it won’t hurt to try, you know. ”
As I walked on home alone, I thought about what Mr. Edward’s said. I could still hear his shouting, telling me that the audition would end at 9 P.M. and he would meet me there. I felt guilty at ignoring Mr. Edward. No one had encouraged me to do anything before.
At home I became more restless. I looked at the clock hanging on the wall. It was 7 P.M. already. Suddenly, the wildest thought came to my mind, and I said to my self: “How can I not at least try?”
I quickly returned to school. When I entered to the auditorium it was nearly 9 P.M. five minutes later I got my turn. I was the last one. When I walked on the stage I finally realized that my costume was completely miserable. I wore a clothes which looked like a loose pajama and a dotted skirt. I suddenly felt so nervous that I could hardly hold my flute to my mouth. For a second, I was thinking about quickly leaving the auditorium. But then Mr. Edward caught me in the eye and gave me a big smile. I smiled back at him a little. Then I played my flute.
When I finished playing my flute, my heart began to beat faster. I could feel everyone in the auditorium starring at me. I was so distressed that all I could do was to get off the stage an run as fast as I could. I went home and as soon as I reached my bedroom, I cried.
The next day I walked back to school. I really wished that I could just disappear. On the way to my class, I met Mr. Edward. As usual, he smiled at me. But then he said something that changed my life.
“Congratulations, Astri! The film producer offered you a part in his musical film.”

Salah satu contoh pidato lainnya bisa dilihat :) hanya mengingatkan, jadikan pidato ini sebagai referensi.
“Masa Depan Veteran”

 

Assalamualaikum wr. wb

 

Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas rahmat dan karunia-Nya kita masih diberi kesempatan untuk melanjutkan ibadah kita, karya kita, serta peran kita sebagai generasi muda untuk meneruskan perjuangan bangsa dan Negara untuk mewujudkan kehidupan masa depan yang lebih baik di negara kita yang tercinta ini. Kita juga bersyukur, pada pagi hari ini masih dapat berkumpul di tempat ini, dengan dikaruniai kesehatan jasmani dan rohani. Sebelumnya saya ucapkan terimakasih kepada pendengar sekalian yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk berpidato dengan judul “Masa Depan Veteran”.

Para hadirin yang terhormat,

 

Dahulu, dahulu ketika 2 abad yang lalu Portugis, Spanyol, Belanda, Inggris, serta Jepang menduduki Indonesia. Dahulu, dahulu ketika masyarakat Indonesia kelaparan, ketika ubi dan talas menjadi makanan pokok bagi Masyarakat Indonesia, ketika beras dirampas oleh para penjajah ketika semuanya habis di makan portugis, ketika jalan dibuat oleh sekutu England, ketika itu pula para Romusha bekerja paksa di atas tanah air bangsa. Sungguh naas nasib bangsa ini, menjadi budak di rumah sendiri, menjadi pengemis di tanahnya sendiri. Hanya mereka yang menjadi rajalah yang dapat hidup selayaknya manusia hidup.

Bukan hanya rakyat jelata yang menderita, para bangsawan pun didera luka, mereka memecahbelahkan persatuan Indonesia, persatuan bangsa. Bodoh memang, mereka tahu Belanda itu kaum putih pemecah belah namun mereka lebih percaya bangsa putih itu di banding saudara mereka sendiri, itu semua terjadi karena tak lain dan tak bukan mereka takut. Mereka takut saudaranya merebut Tahtanya padahal, Belandalah yang akan merebut tahta.

Gold, Glory dan Gospel menjadi acuan utama orang Eropa menduduki Indonesia. Mereka bertingkah semenamena menganggap mereka ialah raja. Masyarakat Indonesia tak bisa melakukan apa – apa. Hanya pasrah akan apa yang dilakukan Belanda, hanya pasrah dengan perang saudara yang terus menyambut mereka si setiap waktu.

Tangisan serentak dimana-mana semuanya terluka sementara kaum Eropa berfikir bagaimana ia dapat bertahan menguasai semuanya. Bukan hanya di Indonesia Tanah Air tercinta di setiap sudut terdengar tangisan-tangisan bayi meraung-raung meminta untuk menyelesaikan semuanya. Tak ada yang mendengar, telinga para penjajah itu serasa tuli. Tak dapat mereka membiarkan semuanya hidup tenteram.

 

 

Para hadirin yang terhormat,

 

Naas memang nasib mereka dahulu. Pendidikan ialah cara termudah yang dilakukan seseorang untuk mempertahankan kedudukan Indonesia sebagai salah satu Negara yang ada didunia ini. Hanya mereka yang memiliki dompet yang tebal yang dapat merasakan bagaimana indahnya sekolah. Sungguh di sayangkan, masyarakat Indonesia hanya dapat meminta agar semuanya di hentikan. Nasib-nasib tangisan itu berada pada tanggung jawab para pemuda saat itu. 1500 tahun Indonesia di duduki Belanda! 1500 tahun bukan waktu yang sebentar kawan! 1500 tahun adalah waktu yang sangat lama. Waktu yang lama untuk memperjuangkan kemerdekaan. Banyak dari mereka yang kehilangan keluarga kerabat bahkan anak-anak mereka. Apa yang dapat mereka lakukan?

Hingga akhirnya sang terangpun berbinar, mulai menerangi sisi gelap negara ini. Masyarakat Indonesia selangkah lebih maju, Organisasi-organisasi masa banyak di buat. Kecaman-kecaman untuk penjajah banyak di muat, mereka mulai menujukan kekesalan mereka. Masyarakat Indonesia mulai berfikir lebih maju daripada sebelumnya. Masyarakat Indonesia mulai berfikir bagaimana cara memperjuangkan kehidupan mereka. Para pemimpin bangsa di sorot, perang mulai sering terjadi, pertumpahan darah setiap hari, jeritan-jeritan tangis mulai menggema. Itu semua terjadi karena mereka berusaha – berusaha menggapai kemerdekaan.

Dengan persamaan nasib yang sangat menderita, dengan banyaknya kesamaan kesamaan yang lainnya, bangsa Indonesia mulai bangkit! Bangkit memperjuangkan kemerdekaannya. Dimulai dengan Organisasi kecil yang akhirnya membuahkan kebersamaan serta tanggung jawab yang sama sebagai warga negara Indonesia. Banyak perang terjadi dari mulai yang sangat menakutkan hingga yang kecil. Suami-suami mereka relakan, untuk memperjuangkan kemerdekaan.

Mereka mulai tunjukan, menunjukan runcingnya senjata mereka, tanpa alat – alat modern. Mereka mulai membuat bambu – bambu runcing hanya dengan itu dan sedikit kecerdikan dalam bergerilya dan ya tentara sekutu dapat mundur! Pahlawan-pahlawan nasional itu mulai menunjukan taringnya! Mereka begitu perkasa! Begitu hebatnya! Mereka merekalah yang memperjuangkan kemerdekaan ini! Merekalah yang dapat membuat kita hidup hari ini! Mereka para pejuang-pejuang itu. Karena kerelaan istri-istri mereka, mereka dapat berperang, karena istri-istri merekalah mereka dapat memperjuangkan Indonesia! Tanah air yang kita cintai ini, dan inilah inilah perjuangan mereka. Perjuangan mereka yang telah mempertaruhkan nyawa mereka untuk tanah air ini. Tanah air ini hadiah terindah bagi mereka. Inilah perjuangan mereka teman!

Kemerdekaan Indonesia yang di proklamasikan Bung Karno tepat tanggal 17 Agustus 1945, Kemerdekaan Indonesia atas sekutu teman! Bangga pasti mereka pada hidup mereka sendiri! Lagu Indonesia Raya di kumandangkan di setiap pelosok tempat, ketika sebagian Negara mengalami krisis yang berlebih karena perang dunia II, Indonesia telah di berikan nikmat yang luar biasa yang Tuhan berikan. Kemerdekaan.

Para pejuang-pejuang kemerdekaan itu bahagia, sudah 66 tahun yang lalu, sebagian dari mereka masih menjalani kehidupan sebagai mana mestinya seorang manusia. Tidak sedikit dari mereka yang hidup dengan kondisi badan yang sudah tidak memungkinkan. Tapi, mereka masih hebat! Sebagian dari mereka ada yang masih bekerja, sebagai apapun bahkan sebagai seorang pengemis.

Kawan merekalah yang berjuang, merekalah yang mempertahankan kemerdekaan, tapi mereka pulalah yang mersakan pahitnya dunia. Mereka pulalah yang merasakan kejamnya Indonesia. Ingat kawan, merekalah yang memperjuangkan tanah ini. Mereka yang mempertaruhkan nyawanya. Sungguh naas pejuang di masa lalu, di eluelukan di masa lalu, dan kini? Mereka bahkan hiduppun sulit. Sangat sulit.

 

Para hadirin yang terhormat,

 

Memang tidak semua para pejuang-pejuang bangsa gugur di medan perang. Beberapa diantara mereka masih hidup hingga saat ini. Sebagian dari mereka hidup sebagaimana seorang hidup, sebagian lagi? Sebagai contoh penggalan kisah seorang lelaki tua yang bernama Muhasim ini. Muhasim adalah mantan anggota Pejuang Pelopor yang ikut dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Muhasim mungkin memang tidak seterkenal Soekarno, Kartini, Cut Nyak Dien tapi, pengorbanannya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia tak kalah hebatnya dibandingkan mereka.

Muhasim remaja memang tidak ikut berperang, tetapi Muhasim remaja ialah seorang kepercayaan sekutu. Namun, Muhasim tak begitu saja menjadi seorang abdi dalem. Muhasim remajapun membantu para tentara untuk mendapatkan cukup peluru. Bukan hanya itu perjuangannya dalam mempertahankan kemerdekaan juga dilihat ketika ia ikut berperang, dan ini perang sungguhan. Ia menyerahkan jiwanya untuk Indonesia, bagaimana dengan kalian? Dan tahukan kau nasibnya sekarang? Ia adalah seorang tukang sapu di daerah Menteng. Tidak ada yang menyangka kisah mudanya luar biasa.

Perlukah kita membalasnya? Bukan uang kawan! Bukan tahta pula! Mereka hanya memerlukan penghargaan. Bukan penghargaan sebagai seorang pejuang! Namun penghargaan atas apa yang sudah ia lakukan untuk Negara ini. Ia mengorbankan nyawanya hanya untuk mempertahankan Indonesia, untuk 1meter tanah. Untuk Indonesia! Dan kini, apa yang masyaratkat Indonesia lakukan? Penjualan tanah air kawan!

Mereka kecewa, tanah yang sudah mereka perjuangkan di hina oleh bangsanya sendiri. Mereka kecewa ketika melihat para penerus bangsa tak dapat memperjuangkan tanahnya sendiri. Menjual tanah air hanya untuk kepentingan pribadi, bencana alam sering terjadi. Inginkah kalian membuat mereka menyesal atas perjuangan mereka selama ini?

Mungkin kita tidak dapat membalas semuanya dengan perang yang sejenis, namun kita sebagai generasi bangsa dapat menuntut ilmu, karena sesungguhnya negara kita masih terjajah, namun bukan terjajah seperti dahulu. Utang-utang Negara menumpuk, apakah hal tersebut tak dapat dikatakan penjajahan? Teman, kita masih dijajah, dijajah dalam hal perekonomian. Oleh karena itu, untuk membalas jasa mereka mari kita menuntut ilmu, menjadikan Indonesia sebagai negara yang bebas, negara yang terlepas dari utang-utang yang membelit.

Betapa kecewanya para pahlawan ketika penerus generasi ini tidak dapat memajukan negaranya sendiri, bahkan banyak di antara genius-genius bangsa yang mencari kehidupan di negara lain. Padahal, sesungguhnya mereka dapat menjadi sesorang yang sangat berguna di masyarakat Indonesia.

 

Para hadirin yang terhormat,

 

Jadi, sudah semestinya kita sebagai generasi muda sudah selayaknya menghantarkan Indonesia ke gerbang kesuksesan. Buatlah para pejuang-pejuang itu bangga atas apa yang telah mereka lakukan untuk kita.

Para hadirin yang terhormat mungkin hanya ini yang dapat saya sampaikan. Maafkan saya atas segala kesalahan yang di sengaja maupun yang tidak disengaja. Terimakasih atas segala perhatiannya.

 

Wassalamualaikum wr.wb

Well, buat teman-teman yang sedang mencari contoh pidato bertemakan ‘Kepahlawanan’ dibawah ini ada contohnya, tapi jangan maen copy paste aja ya, kalian bisa jadikan contoh dibawah ini sebagai perbandingan atau pun dijadikan sebagai bahan pengulasan untuk membuat pidato lain yang lebih baik lagi. So, be a creative!

Dr. J. Leimena, Peran Sang Tokoh Sumpah Pemuda

Assalamualaikum wr. wb.

Salam sejahtera bagi kita semua,

Yang saya hormati Bapak guru bahasa Indonesia serta teman-teman yang saya cintai.

Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas rahmat dan karunia-Nya kita masih diberi kesempatan untuk melanjutkan ibadah kita, karya kita, serta peran kita sebagai generasi muda untuk meneruskan perjuangan bangsa dan Negara untuk mewujudkan kehidupan masa depan yang lebih baik di negara kita yang tercinta ini. Kita juga bersyukur, pada pagi hari ini masih dapat berkumpul di tempat ini, dengan dikaruniai kesehatan jasmani dan rohani untuk memperingati Hari Sumpah pemuda.

Delapan puluh dua tahun adalah suatu masa dan perjalanan yang cukup panjang bagi suatu generasi bangsa ketika itu, 28 Oktober 1928 silam, pemuda Indonesia berkumpul di Jakarta, mengucapkan suatu ikrar yang dikenal dengan sumpah pemuda.

Dan di hari ini kita memperingati kembali Hari Sumpah Pemuda. Ini membuktikan bahwa kita sebagai bangsa yang besar telah mampu membangun pemuda kita untuk terus menjujung tinggi rasa persatuan serta selalu menghormati jasa-jasa pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk membangun tanah air tercinta ini. Dengan memperingati Hari Sumpah pemuda ini kita senantiasa menghargai dan selalu mengenang para tokoh pejuang dalam mencapai dan menegakkan kemerdekaan Republiik Indonesia.

Dengan memperingati hari ini mengandung makna bahwa pemuda Indonesia yang memiliki solidaritas adalah pemuda yang mampu menumbuhkan perasaan senasib sepenanggungan, merasakan penderitaan orang lain dan memiliki kemampuan berbagi rasa.

 

 

Teman-teman yang saya cintai,

 

Bukanlah hal yang mudah bagi para pahlawan kita untuk membangun persatuan, rasa nasionalisme serta kebersamaan untuk dapat menegakkan kemerdekaan Republik Indonesia. Sumpah pemuda ini merupakan tonggak sejarah bangsa Indonesia yang tidak boleh dilupakan, walaupun kini kita telah terbebas dari penjajahan yang telah menyengsarakn kita, karena pada saat itulah erbentuk tekad bangsa kita untuk menjadi bangsa yang merdeka, bangsa yang mampu berdiri sendiri dan bangsa yang memiliki harapan untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik. Hal ini tidak lepas dari perjuangan para tokoh sumpah pemuda itu sendiri yang telah membawa bangsa kita untuk bebas dari keterpurukan dan bersatu dalam satu paham, satu tanah air, satu bangsa dan bahasa, yang mana tertera dalam isi sumpah pemuda itu sendiri. Masih inggatkah Teman-teman tentang isi dari sumpah pemuda? Akan saya ulas kembali tentang isi dari sumpah pemuda.

 

“Kami putera dan puteri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, Tanah Indonesia.”

“Kami putera dan puteri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.”

“Kami putera dan puteri Indonesi, menjunjung tinggi bahasa persatuan bahasa Indonesia.”

 

Kurang lebih seperti itulah isi dari sumpah pemuda. Sungguh akan sangat keterlaluan bila Teman-teman sudah lupa akan ikrar bangsa kita, pemuda kita.

 

Teman-teman yang berbahagia,

 

Telah kita ketahui bahwa peristiwa sumpah pemuda adalah suatu pengakuan dari pemuda-pemudi Indonesia yang mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa. Masihkah teman-teman ingat sejarah dari Sumpah pemuda?

Baiklah akan saya jelaskan secara singkat tentang sejarah peristiwa sumpah pemuda. Sebagaimana yang telah kita pelajari di sekolah bahwa sumpah pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 hasil rumusan dari Kerapatan Pemoeda-Pemoedi atau Kongres Pemuda II. Kongres Pemuda II dilaksanakan tiga sesi di tiga tempat yang berbeda oleh Perhimpunan Pelajar-pelajar Indonesia (PPPI). Kongres tersebut di hadiri oleh berbagai wakil organisasi kepemudaan yaitu Jong Java, Jong Batak, Jong Celebes, Jong Ambon, dsb serta pengamat dari pemuda tionng hoa. Dan setelah itu tercetuslah Ikrar atau sumpah pemuda. Adakah yang masih ingat siapa saja tokoh-tokoh sumpah pemuda? Ya, ada salah satu diantaranya yaitu J. Leimena. Apakah teman- teman tahu siapa beliau ini? Baiklah akan saya ulas kembali tentang perjuangan beliau dan peran beliau dalam pemerintahan dan bidang kesehatan.

Beliau adalah salah satu panitia Kongres Pemuda yang memimpin Jong Ambon. Beliau dilahirkan dilahirkan di Ambon 6 Maret 1905. Sebagai salah seorang pendiri Parkindo (Partai Kristen Indonesia) tahun 1945 dan menjadi ketua umumnya pada 1950–1959, J Leimena termasuk tokoh yang paling sering menjabat sebagai menteri sebanyak 18 kali selama 20 tahun (sejak 1946 sampai dengan 1966).

 

Teman-teman yang tercinta,

 

Selain beliau berperan dalam pemerintahan Indonesia beliau pun memiliki andil yang amat besar dalam bidang kesehatan. Pada saat zaman pendudukan Jepang, Leimena memimpin Rumah Sakit Tangerang dan setelah kemerdekaan diangkat menjadi menteri muda kesehatan.

Dr. J. Leimena adalah pencetus Bandung Plan yaitu rencana pembangunan pusat kesehatan di Bandung. Kabupaten yang terpilih akan mendapat pusat kesehatan di suatu kecamatannya. Setiap dua tahun sekali ditambah dengan satu lagi pusat kesehatan di kecamatan lain. Di ibu kota kabupaten akan dibangun rumah sakit pembantu dan lima tahun kemudian ditambah satu lagi. Rencana Leimena ini yang kemudian menjadi cikal bakal puskesmas pada masa Orde Baru. Dalam keadaan bagaimanapun ia tetap memperhatikan kesehatan orang lain.

 

Teman-teman yang saya cintai,

 

Betapa berjasa sang tokoh sumpah pemuda ini tidak hanya seorang tokoh yang memiliki peran dalam membangun persatuan negara tetapi juga Beliau memiliki kepedulian dan berjiwa besar. Sungguh Indonesia sangat bangga memiliki pemuda seperti Beliau

Oleh karena itu marilah kita mensyukuri karunia Tuhan kepada kita pemuda Indonesia bahwasanya dengan kerja keras dalam membangun nasionalisme kaum muda untuk mendapatkan kelayakan sebagai bangsa Indonesia serta perjuangan dengan para pemuda Indonesia kita dapat bersatu, mengukuhkan rasa persaudaraan, serta menumbuhhkan rasa cinta terhadap tanah air kita. Karena para Pemuda Indonesia-lah kita dapat membebaskan diri dari belenggu penjajahan yang sekian ratus tahun telah mengurung kita dalam penderitaan yang amat menyakitkan. Perjalanan kita sebagai generasi penerus pemuda Indonesia memang masih panjanng. Namun kita yakin, dengan adanya ikrar serta tauladan sang pahlawan kita akan bangkit dan maju menuju masa depan yang gemilang. Sebagai penerus bangsa kita akan memajukan Indonesia menjadi lebih baik lagi dan meneruskan perjuangan para tokoh penggerak sumpah pemuda untuk membangun rasa nasionalisme.

Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, melimpahkan rahmat, karunia, dan ridho-Nya kepada kita pemuda Indonesia dalam membangun bangsa dan Negara kita menjadi bangsa yang besar, maju, dan memiliki rasa nasionalis yang kokoh tetap meneladani dan menghormati jasa pahlawan kita.

Demikian pidato yang saya sampaikan, semoga pidato ini bermanfaat untuk kita semua, khususnya pemuda Indonesia. Mohon maaf apabila ada kesalahan dan terima kasih atas perhatian yang hadirin berikan. Maju pemuda Indonesia!

 

 

Wassalamu’alaikum wr. wb.

The Zoo Job Story

One day a clown was visiting the zoo and attempted to earn some money by making a street performance. He acted and mimed perfectly some animal acts. As soon as he started to drive a crowd, a zoo keeper grabbed him and dragged him into his office. The zoo keeper explained to the clown that the zoo’s most popular gorilla had died suddenly and the keeper was fear that attendance at the zoo would fall off. So he offered the clown a job to dress up as the gorilla until the zoo could get another one. The clown accepted this great opportunity.
So the next morning the clown put on the gorilla suit and entered the cage before the crowd came. He felt that it was a great job. He could sleep all he wanted, played and made fun of people and he drove bigger crowds than he ever did as a clown. He pretended the gorilla successfully.
However, eventually the crowds were tired of him for just swinging on tires. He began to notice that the people were paying more attention to the lion in the next cage. Not wanting to lose the attention of his audience, he decided to make a spectacular performance. He climbed to the top of his cage, crawled across a partition, and dangled from the top to the lion’s cage. Of course, this made the lion furious, but the crowd people loved it.
At the end of the day the zoo keeper came and gave him a raise for being such a good attraction. Well, this went on for some time, he kept taunting the lion, the audience crowd grew a larger, and his salary kept going up. Then one terrible day happened. When he was dangling over the furious lion, he slipped and fell into the lion cage. The clown was really in big terrible situation. He was terrified.
Sooner the lion gathered itself and prepared to pounce. The clown was so scared. He could do nothing and he began to run round and round the cage with the lion close and closer behind. Finally, the lion could catch him. The clown started screaming and yelling, “Help me, help me!”, but the lion was quick and pounces. The clown soon found himself flat on his back looking up at the angry lion and suddenly he heard a voice from the lion’s mouth;”Shut up you idiot! Do you want to get us both fired?”.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.